Menurut Kantor Berita ABNA, Sayid Hashem Safieddine, Selasa (25/8) malam mengumumkan, Hizbullah belajar dari jalan Imam Hussein as.
Seperti dikutip situs berita Al Ahed, Sayid Hashem Safieddine menuturkan, dampak kekalahan perang Juli 2006 masih dirasakan rezim Zionis Israel, dan saat itu tidak ada yang luput dari aksi mereka, tapi Hizbullah berhasil mengalahkan Israel, meruntuhkan kesombongannya, dan menumbangkan proyek-proyek Amerika Serikat di kawasan. Kami akan melindungi Lebanon dari Israel dan Takfiri, serta dari fitnah Amerika.
Ia menambahkan, kami gugur di jalan perjuangan, dan mereka mengatakan hari ini adalah hari pembalasan. Kami tetap sabar dan diam, karena kami tahu kebenaran, dan kami tahu bahwa jalan ini menjadi mulus karena pengorbanan. Kami tabah menghadapi penindasan, karena kami tidak lemah, tapi kuat.
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah menegaskan, Hizbullah bersabar dan melawan, dan tetap di jalan yang lurus sampai berhasil meraih prestasi-prestasi besar, dan menyumbangkan pengorbanan yang tanpanya kemenangan tak mungkin dicapai. (HS)
342/